30 Jun 2016

Trik Unik

Cara Menjadi Stalker yang Handal

Menguntit, atau lebih akrab dengan istilah Bahasa Inggrisnya yaitu stalking, adalah kegiatan memata-matai seseorang yang dianggap menarik perhatian. Maksudnya gimana sih? Misal nih kamu sedang penasaran dengan sebuah sosok, lalu kamu mencari sebanyak mungkin informasi mengenai sosok yang membuatmu penasaran tersebut.


Bagaimana sih caranya menjadi seorang stalker yang handal? Loh, apakah stalking juga perlu skill? Tentu saja hal apa pun di dunia ini membutuhkan skill. Kemampuan seseorang melakukan stalking ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan dia memahami banyak hal di internet. Biasanya yang saya lakukan untuk memata-matai seseorang adalah dengan membuka Google. Ini hal yang paling dasar.

Misal nih yah, objek stalking kita adalah sebuah nama "Vincent Setiadi". Siapa sih Vincent Setiadi itu? Jangan tanya, saya sendiri juga ga tahu. Kan saya beri contoh secara acak dan benar-benar acak. Di bawah ini adalah hasil pencarian Vincent Setiadi melalui Google.


Selanjutnya ngapain? Nah, buka satu-satu link yang ada dari paling atas. Di sana ada akun Twitter, Linkedin, dan masih banyak lagi lainnya seperti akun Facebook. Dari situs-situs itu kumpulkan yang sekiranya sama merujuk pada satu orang. Kalau bisa sih temukan blog miliknya. Namun, hal ini agak susah karena tidak semua orang punya blog.

Setelah ketemu satu orang yang sekiranya cocok, selanjutnya adalah perhatikan foto-foto yang di-upload oleh dia. Dia merujuk ke afiliasi apa. Lalu mulai cari orang-orang sekitarnya untuk menemukan sebenarnya dia seperti apa orangnya. Stalking ini memang membutuhkan waktu yang lama. Namun, dengan kegiatan ini kamu bisa menemukan banyak informasi yang bisa membuatmu menganggukkan kepala.

Kemampuan stalking seseorang akan terus berkembang seiring dengan latihan. Ya, semua itu memang perlu waktu dan latihan. Jika kamu sudah ahli dalam menelusuri profil seseorang, lama kelamaan kamu bisa menjadi ahli forensik digital. Tapi jika kegiatan itu tidak membawamu pada hal yang bermanfaat, saranku sih tinggalkan kebiasaan stalking seperti itu. Karena pertama memang menghabiskan banyak waktu, yang kedua kadang hasilnya kurang bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar